Penyebab Diare dan Cara Mengatasinya – Diare merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi, kuhususnya pada pencernaan yang dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Ada banyak faktor yang menyebabkan penyakit satu ini dapat terjadi, misalnya saja makanan yang dikonsumsi, bisa juga karena minuman yang terkena serangan bakteri, virus, dan semacamnya. Umumnya masalah pencernaan ini hanya berlangsung dalam waktu yang sebentar, namun kadang juga bisa sampai berhari-hari hingga berminggu-minggu. Jika sudah begitu, ada baiknya untuk segera dikonsultasikan kepada dokter.

Penyebab Diare dan cara mengatasinya

Penyebab diare dan cara mengatasinya – Enfa A+ Indonesia

Diare juga biasa disebut dengan sakit perut, yaitu kondisi di mana seseorang merasakan perasaan yang tidak enak di bagian perut dan selalu ingin buang air besar terus-menerus. Seseorang dikatakan terkena diare ditandai dengan keluarnya kotoran yang encer. Selain itu, jumlah buang air besar juga meningkat daripada biasanya.

Menurut sebuah riset yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI pada tahun 2007, Indonesia menempati urutan ke-13 dalam masalah diare, dan digolongkan sebagai negara dengan masalah kesehatan terbesar waktu itu. Meski terdengar sepele dan dianggap sebagai penyakit yang biasa, nyatanya penyakit satu ini masuk pada peringkat ketiga sebagai penyakit yang berpotensi menyebabkan kematian.

Diare dapat sangat beresiko jika penderitanya mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) akibat terlalu banyak mengeluarkan cairan yang ada di dalam tubuhnya. Maka dari itu diare tidak boleh dianggap enteng walaupun kondisi ini umum terjadi di kalangan masyarakat.

Tidak hanya dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi pada seseorang, proses diare yang terus berlanjut bahkan semakin parah dapat membuat seseorang mengalami demam dan kram perut yang cukup hebat. Faktornya pun bukan hanya sebatas pada makanan dan minuman yang tidak sehat saja, tapi juga dapat terjadi karena adanya infeksi usus, efek samping dari obat-obatan tertentu, kondisi psikologis, dan konsumsi kopi atau minum beralkohol dalam jumlah yang berlebihan.

Cara Mengatasi Diare

Jika kamu terkena diare segera lakukan pertolongan pertama agar tidak semakin parah. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkannya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Mencuci tangan sebelum makan

Penyebab diare pada umumnya disebabkan oleh bakteri dan semacamnya, maka dari itu penting bagi kita untuk mencuci tangan dengan benar sebelum makan. Hal tersebut bertujuan untuk membunuh kuman yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui tangan dan makanan yang kita konsumsi. Sebisa mungkin gunakan sabun ketika mencuci tangan.

Gunakan obat Pereda diare

Biasanya saat terkena diare kita akan langsung mencari obat yang biasa digunakan untuk meredakan penyakit satu ini. Hal tersebut boleh-boleh saja dilakukan, namun harus dengan dosis yang tepat dan obat yang cocok. Untuk hal satu ini, silahkan konsultasikan kepada dokter atau orang yang lebih mengerti. Jika ragu, kamu bisa mencoba pengobatan lain seperti minum cairan oralit.

Perbanyak asupan cairan dalam tubuh

Ketika mengalami diare, kita dianjurkan untuk mengomsumsi lebih banyak cairan. Apalagi jika sudah disertai dengan muntah. Minumlah air sesering mungkin walau sedikit. Sebaiknya hindari untuk meminum-minuman seperti jus buah, minuman bersoda dan semacamnya. Sebab itu dapat membuat diare akan semakin parah.

Itulah sedikit informasi tentang diare, penyebab diare bagaimana cara mengatasinya. Jangan anggap enteng penyakit satu ini karena bisa semakin parah dan menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan. Jika cara-cara di atas tidak berhasil mengatasi masalah yang terjadi, baiknya segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga:  Mengulik SEO Blog Secara Sederhana dari Ahlinya
Categories: Tips

Bahrul Ilmi

Seorang Content Writer (CW) Pontianak yang masih dalam tahap menimba ilmu. Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.

Berikan Tanggapan