PPL di M2TV Pontianak, Belajar Media yang Sesungguhnya

BAHRULILMI.COM – Setelah sekian lama menimba ilmu di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, akhirnya, tepat pada hari Rabu, 21 September 2016 sejumlah mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak, di sebar ke beberapa tempat di Pontianak untuk melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Saya sendiri betugas di Mujahidin Madani Televisi (M2TV) Pontianak.

199974_104617892954110_67096_n

M2TV Pontianak, TV Komunitas yang Mendunia via www.facebook.com/mujahidin.madanitv

Saya tidak sendiri melakukan PPL di M2TV Pontianak, ada empat orang lainnya yang juga bertugas di TV Dakwah Pontianak tersebut. Rabu pagi kami sudah berada di kantor M2TV Pontianak dalam rangka penyerahan mahasiswa sekaligus berkenalan dengan lingkungan (studio) M2TV Pontianak. Kami dipandu dan dibimbing langsung oleh Pak Faisal, Direktur Mujahidin Madani Televisi Pontianak. Beliau juga akan membimbing kami selama kurang lebih satu bulan di sana.

Sayangnya saya ketinggalan momen “hari pertama” PPL di televisi yang berada satu lokasi dengan Masjid Raya Mujahidin Pontianak itu, sebab saya harus izin selama dua hari untuk menyelesaikan pekerjaan yang lain. Hari Minggu pagi baru saya menjalankan tugas pertama di M2TV Pontianak, dipandu oleh Aa’ Roni yang saat itu sedang menyiapkan acara, yaitu Cinta Allah Cinta Rasul, live dari studio.

Pagi itu untuk pertama kalinya saya bersentuhan langsung dengan alat-alat yang ada di studio. Saya belum begitu menguasai alat-alat yang ada di Master Control Room (MCR), terutama aplikasi yang digunakan untuk menampilkan gambar ke televisi pemirsa. Sebelumnya saya memang sempat belajar untuk mengoperasikan alat-alat serupa di MCR IAIN TV Pontianak, tapi aplikasi yang digunakan berbeda, dan mengharuskan saya untuk belajar dari awal lagi, mengenal setiap fungsi menu yang ada.

Untungnya tidak perlu waktu lama untuk mempelajari aplikasi yang digunakan. Karena pada dasarnya aplikasi semisal Vmix maupun yang digunakan oleh M2TV saat ini tidak jauh berbeda fungsinya. Hanya ada beberapa bagian saja yang berbeda. Akan tetapi, keterampilan kita sebagai seorang operator akan diuji ketika sedang live. Sebab kita harus mengoperasikan (minimal) tiga alat sekaligus, computer dengan aplikasi utama, switcher untuk perpindahan gambar, dan mixer audio untuk mengatur suara. Semuanya ahrus dilekaukan dengan cepat, apalagi jika kita hanya sendiri di MCR.

Berada di TV Mujahidin ini sangat berbeda sekali rasanya dengan ketika berada di TV Kampus yang digunakan sebagai laboratorium mahasiswa. Mungkin ini hanya perasaan saya saja, rasanya ada sedikit “beban” untuk lebih bertanggungjawab di media orang lain yang namanya sudah sangat dikenal. Sementara ketika berada di TV Kampus, beberapa kesalahan mungkin akan dimaklumi karena dioperasikan oleh mahasiswa yang sedang belajar mempraktekkan apa yang sudah didapatkannya di kelas.

Itulah pengalaman saya saat pertama kali melakukan PPL di M2TV Pontianak. Semoga semua yang sudah saya dapatkan selama ini bisa saya terapkan dengan baik di media penyiaran yang sesungguhnya, M2TV Pontianak. Bagimana denganmu?

Berikan Tanggapan